Kamis, 26 Mei 2016

i'm fine (:

Hai akhi.
Perempuan kadang lebih senang menyembunyikan perasaannya, karena dia takut. Dia merasa lebih nyaman memendamnya, karena dengan begitu dia tidak takut untuk mendengar penolakan. Dia pun sering merasa tidak berhak merasakan apa-apa, untuk marah, untuk cemburu, untuk sedih, pada lelakinya itu. Dia lebih senang bertepuk sebelah tangan daripada diterima tapi penerimaan itu hanya pura-pura.
Apa kalian lelaki tau tentang ini?
Perempuan tidak bisa mengirim pesan duluan, ataupun menanyakan kabar dulu. Karena ada semacam perasaan yang muncul ketika kalian telat membalasnya, membalas singkat, bahkan tidak membalasnya, seperti dibiarkan, tidak diacuhkan, dan diabaikan. Lalu, sang perempuan akan menyesal dan mengutuki dirinya sendiri karena melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan. Lama kelamaan perempuan akan takut kalian membenci dirinya dan memutuskan untuk berhenti.
Mungkin seharusnya kalian merasakannya, lelaki…
Perempuan akan kelihatan canggung saat melihat warna mata kalian dan mengalihkan pandangan saat kalian melihat ke arahnya, kemudian saat kalian pergi, dia akan menghela nafas, kenapa dia tidak bisa berani untuk mengungkapkan perasaannya itu. Perempuan selalu mengumpulkan hal-hal kecil tentang kalian dan ia rangkai menjadi sebuah cerita indah di setiap mimpinya. Dia lebih senang melihat punggung berjalan menjauh, karena saat kalian berbalik, maka hatinya akan terperosok.
Mungkin pepatah ini sudah basi, tapi ini benar. Perempuan memang suka bunga dan coklat, tapi dia lebih suka komitmen dan kepastian. Dan tidak ada yang lebih dia ingini, daripada perasaan dibutuhkan, dicari, dan disayang yang kadang tidak disadari kalian. Perempuan menyebutnya dengan kosakata, tidak peka. Lelaki, kami memang tidak pernah tau apa yang ada dipikiranmu, jadi maafkan kami jika sering menghakimimu.
Kadang perempuan juga berpikir, kenapa lelaki lebih senang mengejar perempuan yang tidak menyukainya daripada perempuan yang jelas-jelas ada untuknya. Kenapa lelaki lebih punya banyak waktu untuk perempuan yang tidak membutuhkannya, daripada yang menawarkan perhatian yang tulus. Kenapa? 
Kadang, saat-saat perempuan berkata ‘don’t worry, I’m fine’, itulah saat-saat dia sedang tidak baik-baik saja. Dia hanya butuh seseorang untuk meyakinkan dia kalau semua akan berjalan baik-baik, bukan hanya seseorang—tapi lelaki itu. Andai saja perempuan bisa mencopot hatinya, mungkin kalian akan lihat berapa banyak tambalannya. Oh lelaki, kadang yang kalian lihat itu hanya senyumnya, yang tidak kalian lihat adalah mata bengkaknya.
Dan lelaki, sebenarnya tidak sulit memahami perempuan. Coba saja tanya pada ibu kalian tentang cerita sedihnya, semoga kalian, para lelaki bisa mulai mengerti. Lalu, lelaki, tolong beritahu kami cara agar kami bisa mendapatkan hatimu dengan lebih mudah dan tanpa air mata.
Memang sekarang sudah yang namanya emansipasi wanita, tapi untuk hal menyatakan perasaan, bagi wanita itu tidak berlaku. dan lebih memilih untuk memendam :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar